MODEL PEMBELAJARAN PERMAINAN TARGET DALAM KETEPATAN SHOOTING FUTSAL
Joan Siswoyo, Heru Sulistianta, Ahmad Amin Nuryasin
Rp80.000
oleh Siswanto, Andi Satya Adi, Risva, Dohhat, Nurul Ovia O., Iya’ Setyasih, Buku ini mengkaji ekologi konflik di lanskap tropis lembab melalui pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan perspektif ekologi politik, ekologi manusia, epidemiologi, keseha...
Rp100.000
Rp130.000
Hemat 23%Ekologi Konflik di Lanskap Tropis Lembab Perspektif Multidisiplin, Masyarakat Adat, dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
Penulis: Siswanto
Andi Satya Adi
Risva
Dohhat
Nurul Ovia O.
Iya’ Setyasih
Buku ini mengkaji ekologi konflik di lanskap tropis lembab melalui pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan perspektif ekologi politik, ekologi manusia, epidemiologi, kesehatan masyarakat, serta pengetahuan masyarakat adat. Pendekatan ini digunakan untuk memahami kompleksitas interaksi antara sistem sosial dan ekologi dalam konteks pemanfaatan, penguasaan, dan konflik sumber daya alam di wilayah tropis yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi namun rentan terhadap tekanan antropogenik.
Fokus utama buku ini mencakup lima aspek penting. Pertama, bagaimana konflik sumber daya alam terbentuk dalam lanskap tropis lembab, terutama sebagai akibat dari tumpang tindih kepentingan antara konservasi, eksploitasi ekonomi, dan kebutuhan subsistensi masyarakat lokal. Kedua, bagaimana ketimpangan relasi kuasa antara aktor negara, korporasi, dan masyarakat lokal memengaruhi akses, kontrol, serta distribusi sumber daya alam.
Ketiga, buku ini menelaah dampak konflik ekologis terhadap kesehatan masyarakat, yang tidak hanya mencakup aspek kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan kesehatan reproduksi, yang sering kali terabaikan dalam kajian konflik lingkungan. Keempat, buku ini menyoroti peran masyarakat adat sebagai aktor kunci yang memiliki sistem pengetahuan lokal dan mekanisme tata kelola ekologis yang telah terbukti menjaga keberlanjutan ekosistem secara turun-temurun.
Kelima, buku ini membahas berbagai pendekatan resolusi konflik yang menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, dialog pengetahuan, serta integrasi antara sistem pengetahuan ilmiah dan pengetahuan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Secara konseptual, buku ini menggunakan beberapa kerangka utama, yaitu Political Ecology (ekologi politik), Social-Ecological Systems, pendekatan One Health dan Planetary Health, sistem pengetahuan masyarakat adat (Indigenous Knowledge System), serta konsep ecology of conflict. Kerangka ini memungkinkan analisis yang lebih holistik terhadap keterkaitan antara manusia, lingkungan, dan dinamika kekuasaan yang membentuk konflik ekologis.
Secara keseluruhan, buku ini menawarkan pendekatan integratif yang memandang manusia dan lingkungan sebagai satu kesatuan sistem yang saling memengaruhi secara dinamis, bukan sebagai entitas yang terpisah. Dengan demikian, diharapkan buku ini dapat memberikan kontribusi teoritis maupun praktis bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kebijakan publik, serta upaya penyelesaian konflik sumber daya alam secara lebih adil dan berkelanjutan.
Belum ada ulasan. Ulasan dapat diberikan oleh pembeli/peserta setelah masuk akun.
Joan Siswoyo, Heru Sulistianta, Ahmad Amin Nuryasin
Rp80.000
Rp30.000
Rp27.000
Sri Safri Wahyu Nengsih, S.Pd.
Rp81.000
-10%
CHINTYA FEBRIANDA, Sebuah ungkapan “Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan”. Untuk dapat belajar maka kamu harus bisa membaca setelah itu baru bisa memahami. Dengan membaca berarti kamu be...
Rp100.000
Rp90.000
-20%
Rp90.000
Rp72.000
Dr. Soni Prayogi, M.Si., Material Silikon adalah bahan yang sifat-sifat kelistrikannya terletak antara sifat-sifat konduktor dan isolator. Sifat-sifat kelistrikan konduktor maupun isolator tidak mudah berubah oleh pengaruh temperatur, cahaya atau med...
Rp76.000